Apakah Gerd Bisa Mem「Online Baccarat Cheating」icu Serangan Jantung? Ini Penjelasan Ahli

  • 时间:
  • 浏览:0

BOOnline BOnline Baccarat Cheatingaccarat Cheatingnline Baccarat CheatinOnline Baccarat Cheatinggahkan pada beberapa pasien, heartburn juga bisa seOnline Baccarat Cheatingmakin parah pada posisi tertentu, misalnya saat berbaring atau membungkuk.

Dalam bincang-bincang Sains Talk Kompas.com, Kamis (11/2/2021), Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi Hepatologi RS Pondok Indah, dr Hasan Maulahela SpPD-KGEH mengatakan bahwa ada beragam gejala yang bisa dirasakan pasien pengidap Gerd.

KOMPAS.com - Gerd, kependekan dari gastroesophageal reflux disease adalah penyakit yang diakibatkan oleh refluks asam lambung di kerongkongan (esofagus).

"Tapi kalau ada (riwayat) penyakit jantung, maka itu sangat berbahaya," jelasnya.

Refluks asam lambung dapat terjadi karena sfingter (otot katup) esofagus tidak menutup dengan benar atau cukup erat, sehingga tidak dapat bekerja dengan baik.

Baca juga: Apa Bedanya Penyakit Gerd dan Maag, dari Gejala hingga Faktor Pemicunya

Oleh sebab itu, Hasan menyarankan bagi pasien yang tidak memiliki riwayat jantung untuk menjaga pola gaya hidup dan mengontrol asam lambung.

"Ciri yang paling khas ya heartburn atau rasa panas di dada," kata dr Hasan.

Tidak, jika pasien Gerd tidak memiliki faktor risiko sakit jantung.

Apakah pasti berbahaya?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Namun, memang ada gejala seperti dada yang berdebar-debar atau nyeri dada yang sering diinterpretasikan sebagai kemungkinan penyakit jantung.

Diakui dr Hasan, dikarenakan memilki salah satu gejala berupa keluhan nyeri di dada, seringkali masyarakat menanyakan apakah Gerd bisa memicu serangan jantung.

Umumnya, pasien mengeluhkan gejala heartburn setelah selesai makan, dan memburuk di malam hari.

Menjawab kekhawatiran masyarakat mengenai hal ini, dr Hasan menegaskan sebenarnya gerd secara umum tidak berakibat fatal.

Di antaranya seperti heartburn atau rasa panas di dada, sakit dada, batuk kronis, mual, muntah, makanan atau cairan asam lambung berbalik di kerongkongan, tenggorokan terasa mengganjal, sesak napas, serak, iritasi (radang) pada kerongkongan.