Warna Sayap Capung Jantan Jadi 「Online betting platform」Memudar Karena Dampak Perubahan Iklim

  • 时间:
  • 浏览:0

Kondisi itOnlinOnline betting plOnline betting platOnline betting platformformatforme betting platformu membuat capung-capung jantan ini pun menjadi kurang menarik secara seksual bagi betina.

Bukti ini terlihat pada perubahan warna sayap pada capung jantan. Hal tersebut terungkap setelah peneliti melakukan studi terhadap capung di Amerika Utara.

Mengutip New Scientist, Selasa (6/7/2021) peneliti menyebut jika sayap capung jantan di Amerika Utara menjadi kurang berwarna akibat perubahan iklim.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

KOMPAS.com - Perubahan iklim tak hanya memberikan dampak bagi lingkungan, tetapi juga makhluk hidup yang ditinggal di dalamnya. Dampak perubahan iklim juga tampak pada warna sayap capung.

Selanjutnya, peneliti menemukan bahwa semakin dingin suatu wilayah, maka semakin gelap dan rumit warna sayap dari setiap spesies capung.

Baca juga: Perilaku Unik Serangga, Capung Betina Pura-pura Mati Hindari Jantan

Peneliti kemudian membandingkan data terkait warna sayap capung dari berbagai spesies, dengan iklim di habitat hewan-hewan tersebut.

Selanjutnya, tim peneliti kemudian fokus memeriksa 2.700 foto capung yang terdiri dari 10 spesies capung dengan jangkauan geografis yang sangat luas di seluruh Amerika Utara.

Baca juga: Demi Gaet Betina, Capung Purba Pamer Kaki Seksinya

Hasilnya, mereka menemukan hal mengejutkan. Peneliti menyebut bahwa sayap capung jantan menjadi kurang berwarna di habitat yang memiliki iklim lebih hangat.

Hal ini masuk akal karena sayap capung yang berwarna-warni menyerap lebih banyak sinar matahari, sehingga menjadikannya lebih hangat daripada sayap yang tak memiliki warna mencolok.

Dalam studinya, Michael Moore dari Washington University di Saint Louis, Missouri, Amerika Serikat, bersama rekan-rekannya memeriksa ratusan ribu catatan capung yang mewakili 319 spesies capung Amerika Utara.