Malam Ini, Ada Konju「Lottery betting」ngsi Solar Bulan dan Konjungsi Bulan

  • 时间:
  • 浏览:0

Lottery bettinglotteLottery bettingry bettingandi mengatakan, mengingat orbit Bulan yang membentuk sudut 5,1 derajat terhadap ekliptika, bayangan Bulan tidak selalu jatuh di permukaan Bumi ketika Lottery bettingfase Bulan baru, sehingga setiap fase Bulan baru tidak selalu beriringan dengan gerhana Matahari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Saturnus terbenam pukul 04.00 dan Jupiter menyusul terbenam satu jam kemudian.

KOMPAS.com - Bagi Anda yang sangat menggemari pemandangan langit di malam hari, ada baiknya ikut mengamati dua fenomena langit malam ini.

Dijelaskan Andi, kondisi langit pada  tengah malam ini, Saturnus dan Jupiter masih bertengger di ufuk tinggi di arah Barat-Barat Daya. 

Konjungsi solar bulan, atau disebut juga Fase Bulan baru, adalah konfigurasi ketika Bulan terletak di antara Matahari dan Bumi dan segaris dengan Matahari dan Bumi. 

Fase Bulan Baru kali ini terjadi pada 7 September pukul 07.51 WIB, 08.51 Wita, 09.51 WIT dengan jarak 377.022 km dari Bumi dan terletak di konstelasi Leo.

Sementara itu, ketinggian Bulan di Indonesia ketika terbenam Matahari bervariasi antara +3,97 derajat hingga +5,77 derajat dengan sudut elongasi terhadap Matahari bervariasi antara 5,57 derajat hingga 6,61 derajat. 

"Sehingga, Bulan kemungkinan dapat diamati meskipun hanya menggunakan alat bantu," kata Andi kepada Kompas.com, Rabu (25/8/2021). 

Baca juga: 3 Fenomena Konjungsi Bulan, Berkonjungsi dengan Mars hingga Venus

Berdasarkan keterangan Peneliti di Pusat Riset Sains Antariksa BRIN, Andi Pangerang bahwa dua fenomena langit malam ini adalah konjungsi Solar Bulan dan konjungsi Bulan-Mars.

Berikut ini waktu dan penjelasan mengenai kedua fenomena tersebut.